Bupati Langkat, Syah Afandin, meminta pemerintah pusat memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat yang terdampak banjir besar di Kabupaten Langkat. Termasuk warga yang hingga kini belum masuk dalam kategori penerima bantuan.
Syah Afandin menyampai permintaannya itu pada rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Kepala Koorwil Sumatera Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Brigjen TNI Fajar Tjahjono, di Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu, 1 Juli 2026.
Dalam rapat tersebut, Brigjen Fajar menyampaikan bahwa proses rehabilitasi pascabanjir di Langkat berjalan sesuai rencana.
Pemulihan berbagai fasilitas umum, seperti pasar, sekolah, rumah ibadah, pertokoan, dan infrastruktur lainnya terus berlangsung.
Namun, Bupati menegaskan masih banyak korban banjir yang belum menerima bantuan. Baik jaminan hidup sementara (jadup) maupun bantuan stimulan ekonomi, karena belum memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah.
“Kami terus menerima aspirasi masyarakat agar korban banjir yang belum masuk kriteria juga memperoleh bantuan, karena mereka sama-sama mengalami kerugian akibat bencana,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Sosial, namun hingga kini belum mendapat tindak lanjut.
Karena itu, ia meminta dukungan Satgas agar usulan Pemerintah Kabupaten Langkat dapat diteruskan kepada pemerintah pusat.
Menanggapi hal itu, Brigjen TNI Fajar Tjahjono menyatakan akan menyampaikan permasalahan tersebut kepada pimpinan di tingkat pusat.
Tampak hadir, Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin dan unsur Forkopimda Kabupaten Langkat.







