Kapolri Listyo Sigit Prabowo menunjuk Hannry PH Tambunan, sebagai Kapolres Langkat, Polda Sumatera Utara. Perwira berpangkat AKBP itu, menggantikan AKBP Davit Triyo Prasojo berdasarkan telegram mutasi Kapolri pada 25 Juni 2026.
Dari Bekasi ke Langkat Hannry membawa pengalaman panjang di bidang pemberantasan narkotika.
Sebelum bertugas di Langkat, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004 ini menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi.
Selama memimpin Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi, Hannry ungkap sejumlah jaringan peredaran sabu, ganja, psikotropika hingga obat keras daftar G.
Salah satu operasi terbesar yang dipimpinnya berlangsung pada Juni 2026. Dalam operasi senyap yang menyasar 11 lokasi berbeda di Kabupaten Bekasi.
Tim Satresnarkoba berhasil mengamankan 14 tersangka yang diduga tergabung dalam jaringan peredaran obat keras ilegal.
Dari operasi tersebut, polisi menyita 30.346 butir obat keras tanpa izin edar jenis Tramadol dan Eximer serta uang tunai yang diduga merupakan hasil transaksi.
Sebelumnya, pada September 2025, AKBP Hannry memimpin pengungkapan sindikat narkoba lintas zat yang beroperasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Operasi itu berhasil menyita 88,8 gram sabu, 1,5 kilogram ganja, 68,08 gram tembakau sintetis serta peralatan laboratorium sederhana yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika.
Nilai ekonomis barang bukti yang diamankan diperkirakan mencapai lebih dari Rp387 juta.
Keberhasilan lain diraih pada Desember 2025. Ia berhasil memutus jalur distribusi narkotika kelas berat di Kabupaten Bekasi.
Dalam kasus itu, petugas menyita 124,28 gram sabu dan 1.557 butir pil ekstasi yang diduga siap diedarkan.
Atas capaian tersebut, AKBP Hannry menerima penghargaan dari Kapolres Metro Bekasi pada awal Januari 2026.
Harapan Warga Langkat
Selain membongkar jaringan narkoba, Hannry juga dikenal aktif memberantas peredaran obat keras ilegal yang menyasar kalangan pelajar.
Selain fokus membongkar jaringan narkotika, Perwira Polisi kelahiran 1983 ini juga mengintensifkan penindakan terhadap peredaran obat terlarang .
Tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, pria Batak bermarga Tambunan ini juga aktif melakukan langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat.
Hannry rutin turun ke lingkungan warga dalam program sambang siskamling untuk mengampanyekan bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Di internal kepolisian, Hannry juga pernah menangani pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran yang melibatkan personel Satresnarkoba.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan akuntabilitas institusi.
Berbekal pengalaman tersebut, AKBP Hannry diharapkan mampu memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Langkat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
(dirangkum dari berbagai sumber)







