https://suarain.com/category/berita/
BERITA  

Kemhan Sebut Novia Meninggal Akibat Komplikasi TBC, Keluarga: Tidak Pernah Ada Riwayat Penyakit

Iklan Pemilu

Keluarga Novia Rahmadhani Sihotang,  membantah pernyataan Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang menyebut korban memiliki riwayat tuberkulosis (TBC).

Novia meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil), sebagai calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Sebelumnya, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menyampaikan bahwa Novia meninggal akibat komplikasi tuberkulosis (TB) paru aktif.

Dalam keterangannya, ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya para peserta.

Kemhan menegaskan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program SPPI terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kejadian dan mencegah terulangnya peristiwa serupa.

Dengan meninggalnya Novia, jumlah peserta Latsarmil calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih yang meninggal dunia bertambah menjadi lima orang.

Bantahan tersebut disampaikan pihak keluarga dengan mengatakan bahwa Novia dalam kondisi sehat saat berangkat mengikuti Latsarmil.

Bahkan, keluarga mengantar langsung korban ke lokasi pelatihan dan tidak melihat tanda-tanda gangguan kesehatan.

Menurut kronologi yang disampaikan keluarga. Heri Sihotang, Abang korban mengatakan menerima telepon dari dokter pendamping yang mengabarkan kondisi Novia menurun.

Baca Juga  Pembanguan Kopdeskel Merah Putih di Langkat Diduga Gunakan Arus Listrik Ilegal dan Tanpa PBG

Saat itu, korban disebut mengalami sesak napas dan tubuh lemas. Namun, sebelum keluarga tiba di lokasi, Novia dinyatakan meninggal dunia.

“Untuk kondisinya memang pada saat sebelum saya sempat sampai di sana juga sudah dihubungi dokter pendamping bahwasanya memang kondisinya tidak baik-baik saja lemas dan juga ada keluhan sesak nafas,” tambahnya.

Heri juga menjelaskan bahwa kondisi adiknya tidak pernah mengeluhkan kesehatannya sebelum maupun saat di lokasi pelatihan.

“Untuk almarhumah sendiri sebelumnya tidak pernah ada keluhan.untuk kesehatannya. Baik itu dari sebelum dan sampai di sana, karena memang di tempat pelatihannya juga saya yang mengantarkan tidak ada keluhan terkait kesehatan,” jelasnya.

Hingga kini, perbedaan keterangan antara pihak Kemhan dan keluarga terkait riwayat kesehatan Novia masih menjadi perhatian.

Sementara itu, Kemhan menyatakan evaluasi terhadap pelaksanaan Latsarmil SPPI terus berlangsung untuk mengungkap penyebab kejadian secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *