Satu unit rumah semi permanen di Gang Melur, Lingkungan V Krida, Kelurahan Brandan Timur Baru, Kecamatan Babalan Kampung Baru, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa 27 Oktober 2026.
Menurut keterangan salah seorang warga, mulanya ia melihat api beserta kepulan asap dibagian atas atap rumah tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.
Api dengan cepat membesar, membakar rumah semi permanen yang dihuni tiga kepala keluarga (KK) tersebut). Warga berdatangan ke lokasi dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
Namun, api menjalar begitu cepat, lahap material rumah yang terbuat dari kayu dan mudah terbakar.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu mobil tangki air milik Yonif TP 907/Dewa Shahdan didatangkan ke lokasi. Begitupun 2 unit armada pemadam dari Pertamina RU II Pangkalan Brandan dikerahkan memadamkan api.
Setelah berjibaku memadamkan kobaran api, akhirnya api mampu dipadamkan petugas bersama warga sekira pukul 10.30 WIB. Sehingga jilatan api tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Kanit Reskrim Polsek Babalan, Ipda Taufan menerangkan arus pendek listrik diduga penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara saat ini, konsleting listrik menjadi penyebab kebakaran, namun perlu dipastikan lebih lanjut,” terangnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Hal itu, dibenarkan Lurah Brandan Timur Baru, Wiwik Wardani. Ia mengatakan korban ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp200 juta.
“Untuk sementara ini, korban tinggal di rumah keluarga dan kerabatnya,” ujarnya.







