Kebakaran melanda peternakan ayam broiler di Jalan Jamin Ginting Lingkungan I, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Minggu, 17 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 00.43 WIB. Akibatnya, sekitar 4.000 ekor ayam mati terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Peternakan yang terbakar diketahui milik Roga Bangun (70) dan dikelola oleh PT Induk Jaya Java. Api dengan cepat membesar hingga meludeskan seluruh bangunan kandang ayam sebelum warga sempat melakukan penyelamatan.
Usai menerima, Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Beserta puluhan personel Regu Kesiapsiagaan B ke lokasi kejadian.
“Petugas berangkat pukul 00.45 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 00.49 WIB. Setelah dilakukan pemadaman intensif, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.18 WIB,” ujar Rudi.
Menurutnya, kobaran api sempat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan kandang ayam. Namun, petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
BPBD menduga kebakaran dipicu korsleting listrik di area kandang yang menimbulkan percikan api. Percikan tersebut kemudian menyambar material mudah terbakar di dalam peternakan hingga api cepat membesar.
“Diduga penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek listrik,” katanya.
Dalam insiden itu tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun seluruh bangunan kandang terbakar total bersama ribuan ayam broiler yang berada di dalamnya.
Pemilik peternakan, Roga Bangun, menyebut kobaran api terjadi sangat cepat sehingga warga tidak sempat menyelamatkan ternak maupun sebagian peralatan di lokasi.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.







