Ratusan warga korban banjir di Desa Sekoci, Besitang Langkat mengaku belum menerima bantuan pascabencana November 2025 lalu. Keluhan itu, mereka sampaikan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Langkat, Selasa 7 April 2026.
Mewakili warga, Timpal Sitorus mengaku heran, sebagian masyarakat dengan kondisi serupa justru telah menerima bantuan dari pemerintah.
“Kami benar-benar terdampak, tetapi tidak mendapatkan bantuan. Sementara warga lain dengan kondisi yang sama justru menerimanya,” ungkap di hadapan anggota dewan.
Ia menegaskan, warga yang hadir dalam forum tersebut merupakan korban terdampak langsung banjir. Kondisi ini, kata dia, memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat karena adanya ketimpangan dalam penyaluran bantuan.
Warga mengaku belum menerima bantuan seperti jaminan hidup dan isian hunian serta bantuan stimulan sosial ekonomi.
Menanggapi keluhan warga, Wakil Ketua DPRD Langkat Romelta Ginting meminta agar persoalan ini segera ditindaklanjuti.
Romelta menegaskan agar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) dan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Langkat segera menyampaikan keluhan warga kepada Bupati Langkat. Untuk selanjutnya meneruskannya kepada pemerintah pusat.
“Kami minta ini menjadi perhatian serius dan segera disampaikan ke pemerintah pusat agar ada solusi konkret bagi masyarakat,” tegasnya.
Pendata Tim Teknis Pemerintah Pusat
Sementara itu, Kalak BPBD, M Ansyari, menjelaskan data korban banjir merupakan hasil pendataan tim teknis dari pemerintah pusat.
Namun demikian, pihaknya membuka kemungkinan untuk dilakukan pendataan ulang.
“Melalui RDP ini, kami akan mencoba mendata ulang agar bisa disampaikan kembali ke pemerintah pusat,” ujarnya.
Senada, Kadinsos Langkat, Taufik Rieza menerangkan bahwa penyaluran mengacu pada kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.
Taufik menyebut bantuan telah menyalurkan kepada lebih dari seribu kepala keluarga korban banjir.
Namun, Taufik mengakui masih ada warga yang terdampak secara ekonomi, seperti kerusakan lahan pertanian dan kehilangan ternak. Namun belum masuk dalam kategori penerima bantuan.
“Kami tidak memiliki kewenangan untuk mengubah kriteria tersebut. Semua berdasarkan ketentuan dari pusat,” jelasnya.
Warga Serahkan 524 KK, Siap Diverifikasi

Selanjutnya, Ketua Forum Korban Banjir Sekoci Kecamatan Besitang, Sucipto menyerahkan 524 data korban banjir kepada DPRD Langkat yang untuk diusulkan mendapatkan bantuan.
Sucipto turut menyatakan kesiapan pihaknya mengikuti verifikasi demi memastikan bantuan disalurkan secara adil dan tepat sasaran.
Kini, warga mengharapkan dilakukannya pendataan ulang dengan benar sehingga tidak menimbulkan ketimpangan. Hal itu agar seluruh korban banjir mendapatkan hak yang sama tanpa terkecuali.







