https://suarain.com/category/berita/
BERITA  

Pemkab Langkat Dukung Pembentukan Kampung Rescue di Desa Sekoci

Iklan Pemilu

Pemerintah Kabupaten Langkat mendukung pembentukan Kampung Rescue di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026. Basarnas Kelas A Medan menggagasnya guna memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kedaruratan bencana.

Sekretaris Daerah Langkat, Amril menyampaikannya dukungan itu saat menerima audiensi rombongan Basarnas, di Ruang kerjanya, Senin, 31 Agustus 2026.

Basarnas menyampaikan rencana pembentukan Kampung Rescue dan mengundang Plt Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti untuk membuka kegiatan tersebut.

Desa Sekoci akan menjadi lokasi percontohan atau pilot project Kampung Rescue di Kabupaten Langkat. Program diharapkan memperkuat kemampuan masyarakat dalam melakukan pertolongan awal. Kemudian penanganan keadaan darurat sebelum bantuan dari petugas tiba di lokasi.

“Pemerintah Kabupaten Langkat menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Sinergi semua pihak sangat penting untuk menciptakan sistem penanggulangan keadaan darurat yang cepat dan efektif,” ujar Amril.

Dalam program tersebut, masyarakat akan mendapatkan pembekalan mengenai manajemen SAR, teknik pencarian dan pertolongan, serta penanganan keadaan darurat berbasis masyarakat.

Baca Juga  Teks Ikrar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2024

Sementara, Kakan Pencarian dan Pertolongan, Hery Marantika, mengatakan Kampung Rescue akan disinergikan dengan program Desa Siaga Bencana yang telah berjalan di Kabupaten Langkat.

Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan, program tersebut juga akan menyiapkan 13 titik jalur evakuasi, tiga titik assembly point atau titik kumpul, serta satu posko utama di Desa Sekoci.

Camat Besitang, Restra Yudha, menyampaikan sekitar 100 warga Desa Sekoci siap mengikuti kegiatan pembentukan Kampung Rescue.

Melalui program tersebut, Desa Sekoci diharapkan memiliki sistem kesiapsiagaan berbasis masyarakat yang lebih terorganisasi dan mampu memberikan respons awal ketika terjadi keadaan darurat maupun bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *