Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Binjai–Stabat pada Rabu 4 Maret 2026. Terlihat dua minibus dan satu truk alami kecelakaan, diduga dipicu asap tebal pembakaran tebu milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).
Terlihat kepulan asap pekat pembakaran tebu menyelimuti badan jalan tol hingga jarak pandang sangat terbatas sehingga menyebabkan tabrakan beruntun.
Video rekaman pengguna jalan tol pun beredar luas media sosial lokal, baik Facebook, Instagram maupun tiktok.
Tampak satu mobil warna hitam dan putih mengalami kerusakan parah dibagian depan dan belakang.
Menurut keterangan, Iwan, warga di sekitaran perkebunan tebu saat ini kebun tebu sedang panen.
“Kebun sedang panen, setelah tebang tebu biasanya ada yang pembakaran untuk pembersihan,” terang warga.
Di sisi lain, Fahlevi, seorang pengendara yang melintas saat asap mengepul mengakui sangat terganggu.
“Terganggu sekali, dan bukan yang pertama kali. Sudah beberapa kali saya mengalami seperti,” akunya.
Menurutnya lagi, kondisi seperti ini kerap terjadi ketika perkebunan tebu panen. Ia menduga sengaja dibakar guna membersihkan areal perkebunan setelah panen.
Belum ada keterangan resmi dari pihak perkebunan kebakaran yang terjadi di areal perkebunan PT SGN tersebut.
Begitu pun dengan kepolisian maupun pengelola jalan tol terkait jumlah kendaraan yang terlibat maupun korban dalam insiden tersebut.







