Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, kunjungi warga terdampak banjir di Dusun II Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Langkat, Juma’at 5 Desember 2025. Di sana Booby membagikan bantuan bahan pokok dan kebutuhan perlengkapan anak.
Dalam kunjungan tersebut, tampak Wakil Ketua DPRD Sumut, Ricky Anthony mendampingi Bobby. Selain mendistribusikan bantuan, Gubernur juga berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan dan kebutuhan mendesak, serta harapan masyarakat pascabanjir.
Dalam tersebut, Bobby menyampaikan pemerintah provinsi akan terus hadir secara maksimal di tengah-tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka.
Bobby memastikan bahwa proses pendampingan, pemulihan, serta penanganan pascabencana akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan segala upaya dan langkah-langkah yang dilakukan dapat segera memulihkan keadaan masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan simpati mendalam kepada warga yang sudah lebih dari satu minggu mengungsi karena rumah mereka masih terendam.
Hingga saat ini, pemerintah bersama berbagai pihak masih terus melakukan pendataan, penyaluran bantuan, serta upaya pemulihan pascabencana. Booby memastikan bantuan logistik dari Pemprov Sumut terus disalurkan kepada seluruh masyarakat terdampak banjir di Langkat.
Diketahui, banjir melanda enam desa di Kecamatan Gebang, yakni Kelurahan Pekan Gebang, Desa Puluh Manis, Desa Sangga Lima, Desa Dorang, Desa Air Hitam, dan Desa Paya Bengkuang.
Saat ini 170 orang masih berada di posko pengungsian. Mereka tersebar di enam titik pengungsian, yaitu di Kantor Hutama Karya, Keripik Cinta, Masjid Pasiran, Masjid Paya Bengkuang, Masjid Air Hitam, serta beberapa rumah warga.
Dihari yang sama, menantu Presiden RI ke 7 ini juga meninjau sejumlah infrastruktur terdampak banjir di Kecamatan Padangtualang dan Tanjungpura. Seperti jalan putus di Hinai, tanggul yang jebol di Padang Tualang dan Tanjung Pura.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini di lapangan sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat.







