https://suarain.com/category/berita/
BERITA  

Terungkap, Inilah Identitas dan Penyebab Tewasnya Sepasang Muda Mudi di Honda Jazz

Iklan Pemilu

Polisi akhirnya mengungkap identitas dua korban yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan. Tepatnya di Gampong Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

Kedua korban diketahui bernama Misbahuddin (24) dan Husnaini Syahada (25). Keduanya merupakan mahasiswa Program Ners STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe.

Warga menemukan keduanya di dalam mobil Honda Jazz BK 1508 JI pada Senin 23 Maret 2026 sekitar pukul 23.55 WIB dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan tersebut sempat menggegerkan masyarakat setempat dan viral di media sosial.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasat Reskrim AKP Saiful Kamal menyampaikan bahwa korban ditemukan di dalam mobil dengan mesin masih menyala dan kaca tertutup rapat.

“Dugaan sementara, korban meninggal akibat menghirup gas karbon monoksida (CO) yang terperangkap di dalam kabin mobil,” ujar Saiful Kamal.

Polisi menduga sistem pendingin udara (AC) kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Petugas juga menemukan jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) di dalam bagasi mobil.

Baca Juga  Kepling Juga KPPS Diduga Pelaku Serangan Fajar Masih Bertugas di TPS

Warga pertama kali melihat mobil tersebut terparkir di pinggir jalan sekitar pukul 16.00 WIB.

Awalnya, warga mengira pengemudi sedang beristirahat dalam suasana arus mudik Lebaran.

Namun hingga malam hari, mobil tetap menyala tanpa aktivitas di dalamnya sehingga memicu kecurigaan.

Warga kemudian mencoba memanggil penghuni mobil, tetapi tidak mendapat respons. Sekitar pukul 00.05 WIB, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bandar Baru.

Polisi bersama warga langsung memecahkan kaca mobil untuk membuka pintu dan menemukan kedua korban dalam kondisi lemas.

Petugas Puskesmas Bandar Baru memastikan keduanya telah meninggal dunia setelah melakukan pemeriksaan. Hasil visum sementara juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit kendaraan, telepon genggam, uang tunai, serta kartu ATM milik korban sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.

Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Haryadi mengimbau masyarakat, khususnya pemudik, agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di pos pengamanan, pos pelayanan Operasi Ketupat 2026, atau di polres maupun polsek terdekat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *