https://suarain.com/category/berita/
BERITA  

Bantuan Tahap II Disalurkan, Bupati Langkat Pastikan: Tak Ada Pemotongan

Iklan Pemilu

Pemerintah Kabupaten Langkat salurkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap II kepada warga terdampak Siklon Senyar pada, Selasa 3 Maret 2026.

Bupati Syah Afandin menegaskan tidak boleh ada pemotongan penyaluran bantuan program nasional itu.

“Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Langkat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Presiden terus menunjukan komitmennya memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan dukungan negara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah bahwa tidak ada pemotongan apa pun dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil review dan verifikasi, total rumah terdampak banjir di Kabupaten Langkat mencapai 1.235 unit.

Dengan rincian, 299 unit rusak berat, 397 unit rusak sedang dan 539 unit rusak ringan.

Bupati menekankan bahwa bantuan ini menunjukkan kehadiran negara yang nyata dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Sementara itu, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan BNPB, Jarwansyah sampaikan bantuan sebesar Rp 15 juta untuk rumah rusak ringan. Lalu, Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang

Baca Juga  Pemuda di Stabat Gantung Diri di Rumah, Ayah Jadi Saksi Pertama

Pemerintah menyalurkan dana bantuan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memastikan proses berlangsung cepat dan transparan.

Selain bantuan dana, BNPB juga menyalurkan paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, roti, dan sarden.

Jarwansyah menegaskan bantuan ini bersifat stimulan, bukan pembangunan ulang total. Pemerintah menyalurkannya berdasarkan data terverifikasi secara akuntabel oleh pemerintah daerah.

Bantuan Tahap I

Sebelumnya, Pemkab Langkat salurkan Bantuan Tahap I telah pada, Desember 2025. Serta Dana Tunggu Hunian (DTH) sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.

Pemkab berharap, sinergi pemerintah pusat dan daerah dapat segera memperbaiki rumah dan kembali menjalani kehidupan secara aman dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *