Tim gabungan BPBD Langkat menemukan jasad Aditya Syahputra (15), pelajar yang hanyut di Sungai Wampu, Kabupaten Langkat, pada Jumat malam, 8 Mei 2026.
Korban ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB di Desa Paya Tempurung atau sekitar satu kilometer dari lokasi awal tenggelam.
“Alhamdulillah, jasad Aditya Syahputra ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB pada hari kedua pencarian,” ujar Rahmad, warga setempat.
Menurut warga, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Sepulang sekolah, Adit bersama teman-temannya mandi di Sungai Wampu, tepatnya di Dusun VI Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.
Saat berenang, Adit mencoba menyeberangi sungai. Namun ketika hendak kembali ke tepian, remaja itu diduga kelelahan hingga tenggelam dan terseret arus.
Adit sempat meminta tolong dan teman-temannya berusaha menyelamatkannya. Namun derasnya arus dan dalamnya sungai membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemerintah desa yang diteruskan ke tim gabungan BPBD Langkat.
Tim gabungan BPBD Langkat bersama Babinsa dan personel Polsek Wampu kemudian turun ke lokasi dan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Wampu bersama warga setempat.
Pada hari pertama pencarian, korban belum berhasil ditemukan karena kondisi gelap dan terbatasnya jarak pandang.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya hingga akhirnya jasad korban ditemukan.
Penemuan jasad korban disambut haru pihak keluarga dan warga yang sejak awal menunggu proses pencarian di lokasi kejadian.







