https://suarain.com/category/berita/
BERITA  

Kapal Nelayan Bawa Wisatawan Karam di Batu Bara, Bupati: Tidak Ada Korban Jiwa

Iklan Pemilu

Bupati Baru Bara, Baharuddin Siagian menyampaikan keprihatinannya atas insiden karamnya kapal nelayan pembawa puluhan wisatawan. Keprihatinan itu disampaikannya melalui akun Instagram Bupati Batu Bara, @baharuddinsiagianshmsi, Selasa 24 Maret 2026.

Selain mengalami kerusakan mesin, kelebihan kapasitas turut menjadi penyebab karamnya kapal yang menuju Pulau Sala nama dan Pulau Pandan itu, pada Senin 23 Maret 2026.

“Saya bersama Kapolres Batu Bara turun langsung ke Pelabuhan Bom Tanjung Tiram untuk menjemput serta memastikan seluruh penumpang dalam kondisi aman,” ucapnya.

Bupati menerangkan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, meski ada wisatawan yang dilarikan ke rumah sakit.

“Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, dan hanya satu orang yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” tambahnya.

Bupati menghimbau agar insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap kapasitas angkut.

“Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar ke depan aktivitas wisata tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi semua,” tambahnya.

Sementara, Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Hendrico P. Kaban mengatakan pihaknya menerima informasi ada kapal karam di hari yang sama pukul 17.00 WIB.

Baca Juga  Laporan Perkara Penganiayaan Oleh Anak Bos Toko Roti Mandek 2 Bulan

Petugas kemudian mengevakuasi seluruh wisatawan ke Pelabuhan Tanjung Tiram.

“Seluruh penumpang sudah berada di pesisir Pantai Pulau Sala Nama dan dalam kondisi selamat. Sedangkan kapalnya ditemukan sudah karam,” kata Hendrico, Selasa 24 Maret 2026.

Pihaknya merinci penumpang kapal terdiri dari 33 orang asal Medan dan 31 orang asal Pekanbaru.

Namun unggahan keprihatinan Bupati Batu Bara itu mendapat berbagai tanggapan dari warganet.

Di antaranya @ivanpurba112, Ia menilai Pemkab Batubara memperhatikan fasilitas tranportasi layak untuk wisatawan.

“Makannya di pasilitasi pak tempat wisatanya, transportasi untuk ke pulau di perhatikan, ini naik kapal ikan kesana ya karam, pemerintah nya gak open,” komennya.

Selanjutnya, @story_batubara meminta para wisatawan untuk mencari dan menggunakan travel resmi.

“Kalau bisa cari travel yg resmi di Batu Bara untuk para wisatawan,” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *