Warga kelurahan Tanjung Langkat, Salapian, Langkat melakukan aksi blokir jalan pada Senin 6 April 2026. Pemblokiran dilakukan guna menuntut perbaikan jalan yang mengalami kerusakan parah.
Tampak warga meletakan kayu dan ban di badan simpang 3 jalan Merdeka, Tanjung Langkat, Salapian. Akibatnya kendaraan roda 4 atau lebih dari arah Binjai-Bukit Lawang tidak dapat melintas.
Aksi spontan tersebut bentuk protes warga atas kondisi jalan yang telah mengalami kerusakan parah.
Perwakilan warga, Martin memperkirakan kerusakan sudah berlangsung lima tahun lebih.
“Kerusakan ini sudah berlangsung lima tahunan. Banyak kereta yang terjatuh. Kami berharap segera dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Selain itu, warga juga menuturkan bahwa sering kali material batu jalan terpental toko dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Mengetahui adanya pemblokiran jalan, Plh Kapolsek Salapian Jasmin bersama jajaran turun ke lokasi.
Kapolsek melakukan mediasi dengan warga guna mencari solusi bersama unsur kecamatan.
Selanjutnya, terjalin kesepakatan di antaranya perusahaan-perusahaan di wilayah Salapian akan melakukan penyiraman jalan rusak sepanjang 500 meter sebanyak 4 kali sehari.
Situasi kembali kondusif dan kendaraan kembali dapat melintas setelah warga membuka blokir.







